Monthly Motif Reading Challenge 2020

I am very bad at reading challenge. Even this year Goodreads Challenge was changed from 50 to 45 because I spent these last few months watching netflix and sleeping and chatting with friends during my free time. Read about Pop Sugar Reading Challenge here but it requires to read more than 50 books in a year which I predict impossible to do. So I googled to find simpler reading challenge and found this:

Monthly Motif Reading Challenge 2020

Here I copy the list:

MOTIFS (THEMES) FOR EACH MONTH

JANUARY-  Winter Wonderland

Focusing on ‘wonderland’, read a book set in a truly wonderful place- somewhere you’ve always thought was beautiful, somewhere with a wonderfully rich culture, a snowy setting, or maybe even a magical realm. It’s your interpretation, so have fun with it.

FEBRUARY- Seeing Red

Read a book with the word ‘red’ in the title OR a book with a red-ish cover. Bonus if it has both.

MARCH- Sub-Genre Sound Off

Choose a sub-genre of your favorite genre and read a book from it. Make sure you mention the sub genre you chose in your review. (Ex. Sub Genres of Fantasy could be Magical Realism, Fairytale Retellings, or Epic Fantasy to name just a few.)

APRIL- Classics or Currents

Read a book published before the year you were born (classic-ish) OR a book published between April 2019 and April 2020 (current.)

MAY- Author Introduction

Read a book written by an author who you’ve never read anything by. Bonus if its been on your TBR for more than a year.

JUNE- Name or Number

Read a book in which a name OR a number is part of the title. Bonus if the title includes both a name and a number.

JULY- Around or Out of this World 

Read a book set in a country other than the one you live in OR written by an author who is from a country other than your own OR read a book that takes place in space or on another planet.

AUGUST- Creature Feature

Read a book that includes a creature of some kind on the cover or in the story. Cat, dog, dragon, werewolf – mythical or real – find a book that features a creature.

SEPTEMBER- When Text Just Isn’t Enough

Read a book that includes more than just text. Maybe it’s a map, a family tree, illustrations, documents like emails or letters- something else that helps to paint the picture.

OCTOBER- Thrills and Chills

Ghost stories, haunted houses, true crime, murder mysteries, a thriller keeping you on the edge of your seat- it’s up to you!

NOVEMBER- Dynamic Duos

Read a book with a couple of characters that make the perfect pair whether in business or in love. (Ex. Sherlock & Holmes, Elizabeth & Darcy)

DECEMBER- Sugar, Spice, Everything Nice

Holiday or winter themed reads, love stories and romances, happy cries, comedies; round out your year with a truly feel good read.

Simple yet fun. Wish me luck!

Why Do We Wait?

… If we shift as we age toward appreciating everyday pleasures and relationships rather than toward achieving, having, and getting, and if we find this more fulfilling, then why do we take so long to do it? Why do we wait until we’re old? …

Atul Gawande, Being Mortal

I Quit Kepo Buku

I have mentioned before on my last note that I was thinking to leave Kepo Buku, a bookish podcast of four hosts. I actually have nothing to lose if I continue to host. In summation I don’t have a solid reason to quit. I just did it.

But maybe, just maybe, if I must have one reason, that is because I am now happy. I asked to join the podcast team because I was looking for something that can save me from daily life madness. And I was saved, indeed. But my current life is so festive, and although it took me some times to adapt, I don’t hate it. This joy affects my ‘another’ life, high-spirited lark like podcast (with the subsequences) doesn’t make me happier anymore. It doesn’t feel right.

I know I can just skip the recordings and comeback anytime I want. But I just don’t want it. Perhaps it looks like I am running away by protecting myself from feeling overwhelmed, still and all it’s important to be kind to myself. I be it, ergo I quit.

[Blogtour and Giveaway] Candide by Voltaire + Winner Update!

Candide [Diva]

Candide hidup di istana milik baron di Thunder-ten-tronckh, Westfalia. Ia adalah pemuda yang baik dan bijaksana. Nilai minusnya ia tidak dari kelompok bangsawan yang murni -hanya bisa terlacak hingga ayah dari buyutnya, yang membuatnya mustahil untuk bisa hidup Bersama Cunegonde, putri sang baron. Candide sangat menghormati Pangloss, seorang filsuf yang juga guru dari Cunegonde, yang mengajarkan bawa segala hal diciptakan di bumi ini untuk tujuan terbaik.

Kisah pengembaraan Candide dimulai ketika ia ditendang keluar istana karena begitu mencintai Cunegonde, menggigil kedinginan hampir mati dan kelaparan, orang-orang Bulgaria menawarkan tempat yang Candide duga bisa untuk berlindung. Yang kemudian ternyata merantai kaki Candide, memukul tubuhnya, dan segala hukuman fisik, hingga akhirnya diampuni (walau ia tidak mengerti kenapa) dan disembuhkan. Candide bergerak ke desa lain dan kembali bertemu Pangloss dengan keadaan buruk. Pangloss bercerita bahwa Cunegonde telah mati karena perutnya ditusuk oleh prajurit Bulgaria, begitu pun dengan ayah, ibu, dan kakak laki-lakinya yang mendapat perlakuan tak kalah mengerikan.

“… semakin banyak terjadi malapetaka pribadi, semakin besar pula kebaikan umum yang kita dapat.”

Candide adalah novel satire milik François-Marie Arouet yang dikenal dengan nama Voltaire, seorang penulis, sejarawan, dan filsuf Prancis. Karya yang terbit pertama kali di tahun 1759 dan diterjemahkan tak lama kemudian diterjemahkan ke Bahasa Inggris, disebutkan di situs Britannica sebagai karya paling terkenal miliknya.

Novel ini berkisah tentang perjalanan Candide yang penuh luka dan kesengsaraan. Badai, gempa, perang, dan pelbagai malapetaka. Kemudian pertemuan dengan orang-orang baru dan reuni dengan orang-orang terkasih. Voltaire yang juga menyelipkan kritik dan sinisme dalam perjalanan Candide ke Paris, Portugal, kota emas El Dorado, Venezia, dan rentetan panjang lainnya. Walaupun kota yang disinggahi begitu banyak, Voltaire bisa dengan apiknya bercerita tanpa membuat saya bosan. Saya tertarik dengan judul bab di buku ini yang cukup panjang, misalnya “Bagaimana Candide dibesarkan di sebuah istana yang megah, dan bagaimana ia diusir di sana” atau “Apa yang terjadi di Surniname, dan bagaimana Candide berkenalan dengan Martin”, yang benar-benar membuat penasaran jadi, musibah apa lagi yang terjadi??

Candide adalah karya Voltaire pertama yang saya baca, terjemahan Widya Mahardika Putra pun membuat kemudahan memahaminya. Walau ditulis di abad 17, bacaan ini masih terasa segar dan tidak kuno. Buat saya yang orangnya nggak positif-positif amat lol , melihat Voltaire mengejek sana sini justru menjadi hiburan. Ia banyak mengejek pemikiran Leibniz yang menyatakan bahwa segala hal pasti memiliki suatu alasan yang mencukupi. Bahwa tiap “substansi” memengaruhi dirinya sendiri, namun tampak saling memengaruhi dengan substansi lain karena telah “diselaraskan” oleh Tuhan. Ia juga tak segan menyebut nama-nama musuhnya untuk diejek pula. Akan tetapi mengutip tulisan Julian Barnes, tulisan satire bukanlah mencari solusi, ini adalah suatu ekspresi. Orang yang satire adalah pesimis alami, mereka tahu bahwa dunia berubah terlalu lambat. Karena jika pemikiran hipokrit dan kebohongan dan bereformasi sendiri, tidak perlu ada satire di dunia ini.

“Kau benar… tapi kita harus menggarap kebun kita”.

Candide.

Voltaire (Penerjemah: Widya Mahardika Putra).

Penerbit DIVA Press. 2019.

 

Baca juga:

Voltaire’s Candide is the hero we need

A candid view of Candide

Candide


BLOGTOUR AND GIVEAWAY

Kamu juga berkesempatan mendapatkan satu buku Candide GRATIS dengan syarat berikut :

  1. Wajib follow Twitter Fiksi DIVA Press atau Fanpage Fiksi DIVA Press atau Instagram @fiksi.divapress. Pilih salah satu saja sesuai media sosial yang kamu punya. Like/follow semuanya juga boleh.
  2. Boleh follow Instagram @casualreader4 (tidak wajib)
  3. Wajib membagikan postingan ini di media sosial kamu.
  4. Silakan pilih di antara pilihan berikut di komentar dan berikan alasannya paling banyak 10 kata. Kata ya, bukan kalimat!

Cinta atau Harta?”

Format jawaban
Nama:
Alamat email:
Link membagikan:
Jawaban:

Jawaban terakhir ditunggu sampai 18 Agustus 2019 pukul 24.00. Pemenang yang tinggal di Indonesia dipilih sesuka hati saya akan dihubungi via e-mail. Untuk yang belum beruntung, masih ada kesempatan di blog lainnya.


WINNER UPDATE!

Langsung saja, tanpa basa-basi pemenangnya adalah…

DEDIK ARIYANTO

Akun Twitter : @ardeto_khan

Link Share : https://twitter.com/ardeto_khan/status/1162925700984258563
Jawaban : Harta. Dengan Harta, bahkan cintapun bisa di beli.

 

(dibeli sih mustinya :p)

Pemenang akan saya hubungi via e-mail ya. Terima kasih untuk semua yang sudah ikutan :)