Review & Giveaway :Erstwhile, Persekutuan Sang Waktu

Judul: Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu
Penulis: Rio Haminoto
Editor Cerita: Carolina Kartika Widyastuti
Editor Eksekutif: Jenny Kartawinata
Chamber of Reviewers: Leony Aurora, Danny Satrio
Penyunting Aksara: Risma Megawati
Tebal: 368 halaman
Cetakan: Pertama, 2017
Penerbit: Koloni Publisher (PT Gramedia Pustaka Utama – M&C)

erstwhile
Erstwhile
adverb erst·while \ˈərst-ˌ(h)wī(-ə)l\
Definition of erstwhile : in the past : formerly
(www.merriam-webster.com)

Sulit memulai dari mana saya harus sedikit bercerita. Tapi sesuai pengertian judulnya, mari kita kembali ke masa lalu. Di tahun 1300 Sebelum Masehi. Picaro Donevante lahir di Kota Florentia, dibesarkan di sana dengan bahagia, tinggal bersama kedua orang tua dan adiknya. Situasi politik yang memanas membawanya ke Kota Paris, bukan suatu tempat yang disenanginya. Hingga suatu hari, Picaro meyakini perkatan ibunya bahwa pada saat yang tepat segala sesuatunya akan terjadi dan dengan kuasa Tuhan semua akan menjadi indah pada waktunya.

Picaro yang senang membaca mendapat suatu sumber bacaan yang begitu spesial dari seorang pengajar bernama Tuan Dubois. Tuan Dubois memberikan catatan perjalanan Marco Polo menuju sebuah tempat yang tak terbayangkan di bagian timur, Cathay, atau yang dikenal dengan Negeri Tiongkok saat ini. Pesona bacaan tersebut bertambah dengan keindahan lain yang hadir – seorang wanita, Solene de Morency.

“Aku ingin melihat dunia yang dilihat Tuan Marco Polo!”
(Hal. 68)

Perkataan Solene ini membuat cambuk bagi Picaro. Kendati dunia impiannya ini tidak bisa dilihatnya bersama Solene yang harus hidup dengan pria lain. Picaro bersikeras melakukan perjalanan menuju Cathay. Yang tanahnya baru akan diinjak beberapa puluh tahun kemudian. Karena takdir pembawanya bertemu seorang pendeta yang akan menuju Srivijaya, sebuah tempat di Timur yang menjadi pusat pengajaran agama Buddha, tempat singgah Marco Polo dalam perjalannya pulang ke Venezia. Yang membawanya ke Yavadvipa, ke sebuah daerah yang dikuasai satu kerajaan besar, Majapahit. Dan di sinilah segalanya dimulai.

Sementara itu, kita juga harus kembali ke abad 20 bersama Raphael Harijono atau biasa dipanggil Rafa. Pengusaha muda asal Indonesia, kaya raya, dan berambisi untuk menggunakan kekayaan yang melimpah untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar. Pada tahun 2013, Rafa bertekad akan berusaha mati-matian untuk memperebutkan lembaran papyrus yang akan dilelang. Papyrus yang mencantumkan nama besar Mahapatih Gajah Mada, Kerajaan Majapahit, bumi Indonesia.

Benang merah akan terjalin antara kisah Picaro dan Rafa, yang membawa membuat waktu dipersekutukan.

“Saya bukanlah seorang asing untuk Picaro dan juga bagi kamu dari waktu ke waktu dan dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya.”
(Hal. 334)”

Yap, kalian membaca satu kata dengan benar “Majapahit”. Saya tidak terlalu bagus mengingat-ingat sejarah (saya bahkan suka lupa barusan melakukan apa), tapi membaca Erstwhile cukup mengasikkan karena kita tidak hanya melulu soal sejarah, tapi juga intrik-intrik yang terjadi di kehidupan kerajaan. Perlawanan, perdagangan, dan berbagai situasi politik juga bisa kita nikmati.

Walau saya cukup payah untuk mengingat nama (raja, misalnya) tapi saya menikmati nostalgia di bangku sekolah saat saya harus membaca cerita-cerita kerajaan Sriwijaya, Kutai, Majapahit, Samudra Pasai, dan banyak kerajaan lainnya (Duh kena jebakan umur gak ya?). Karena beberapa hal sama dengan apa yang saya baca dulu, pembaca pasti jadi langsung memutar otak hmm ini mana yang fiksi mana yang nyata terjadi ya? Tapi jika tidak tercatat pada suatu media, apakah bukan berarti sebuah kenyataan?

=== GIVEAWAY TIME ===

Saya sengaja tidak membuat tulisan panjang lebar. Salah satunya adalah karena blogtour sedang berlangsung! Yay! Dengan adanya beberapa host, saya lebih ingin membuat pembaca penasaran lalu pula mengunjungi blog-blog lainnya. Yay!

erstwhile blogtour
Satu buku Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu akan dihibahkan dari blog Casual Book Reader. Caranya seperti biasa mudah :

1. Memiliki alamat kirim yang ada di Indonesia.

2. Like fanpage KOLONI atau follow akun Instagram @kolonipublishers. Bisa dua-duanya atau salah satu :)

3. Follow akun Instagram @casualreader4. Khusus bagi kamu yang punya akun Instagram

4. Share tautan postingan giveaway ini di Twitter / Facebook / media sosial lainnya.

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar. Cukup sekali saja ya:
“Kalau kamu jadi penguasa kerajaan, berapa tahun kamu ingin berkuasa? Dan kenapa?”

6. Format jawaban:
Nama:
Twitter/Facebook:
Link Share:
Jawaban:

7. Giveaway akan berlangsung dari tanggal 20-26 Juli 2017. Saya akan memilih satu pemenang dari satu jawaban yang paling menarik. Pengumuman pemenang insya Allah pada tanggal 30 Juli 2017.

Terima kasih dan semoga beruntung! :)

Advertisements

15 thoughts on “Review & Giveaway :Erstwhile, Persekutuan Sang Waktu

  1. Nama: yohana
    Twitter : @mrssiallagan
    Link Share: https://twitter.com/MrsSiallagan/status/887964534232694784
    Jawaban: Kalau saya diberi kesempatan menjadi penguasa, maka saya akan berkuasa selama-lamanya. Kenapa? karna saya ingin berkuasa dan menjadi penguasa yang adil dan bijaksana terhadap rakyat. Saya ingin menegakkan keadilan bagi si kaya si miskin. Saya ingin meratakan nasib, supaya tidak terjadi kesemenamenaan. Udah gitu, saya akan memilih bawahan saya yang memang baik dan jujur dalam bekerja supaya jikalau nanti saya sudah tidak ada, maka pemerintahan sudah bagus dan saya sudah mengajarkan perubahan baik di bawah kekuasaan saya

    Like

  2. nama : teddy pratama
    twitter : @ivtedy
    link share : https://mobile.twitter.com/ivtedy/status/888000884306620416?p=v

    jawaban :

    9 tahun , karena 9 adalah angka tertinggi dengan itu sama halnya dengan posisi raja.

    dalam kurun waktu tersebut akan kugunagan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kupelajari selama.bertahun tahun untuk mengayomi rakyat , memperluas kekuasaan dan lain lain , juga dalam kurun waktu tersebut aku mencari orang yang tepat untuk mengganti posisi raja setelahku.

    Like

  3. Nama: Puji P. Rahayu
    Twitter/Facebook: @Purahayu
    Link Share: https://twitter.com/Purahayu/status/887870753269456896
    Jawaban: Berapa lama? Pertanyaan yang cukup menjebak. I always believe that, ketika seseorang meemiliki suatu kekuasaan tertentu, jangan sampai selamanya. Harus ada batasannya. Kenapa? Karena, terkadang kekuasaan yang terlalu lama akan dimanfaatkan. Kalau memang aku diberi kesempatan untuk berkuasa? Well, sepuluh tahun. *dengan catatan ini bukan bentuk monarki absolut* Kenapa sepuluh? Menurutku, lima tahun–seperti masa jabatan presiden sekarang–baru cukup untuk merumuskan apa saja yang akan dilakukan. Perlu lima tahun tambahan untuk mengaplikasikan apa yang direncanakan.

    Tapi kalau ditanya, apakah kamu mau jadi penguasa? Nope. Power is not something that I want. :)

    Like

  4. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Link share: https://twitter.com/dust_pain/status/888659671044587520
    Jawaban: ehm aku gak begitu mengerti berapa lama masa pemerintahan sebuah kerajaan. tapi setahuku setelah diangkat jadi raja, maka dia akan memerintah sampai punya pewaris tahta. itu bisa berlangsung puluhan tahun, sampai pewaris tahta cukup dewasa dan siap untuk meneruskan tahta (yah kayak yang di drama2 itu hehe). jadi ya… kalo ditanya berapa lama aku mau berkuasa, yah sesuai penjabaran di atas. alasannya karena sistemnya kerajaan, jadi kalo diberi keistimewaan untuk berkuasa dan memerintah, aku akan mempergunakannya selama mungkin dan sesuai aturan yang berlaku untuk mengusahakan kesejahteraan rakyat 😊😊

    Like

  5. Nama : MUHAMMAD IMAM FAROUQ
    Twitter : @Faruq_AlBanna
    Link Share :

    Jawaban : Seandainya saya menjadi penguasa Kerajaan dan ditanya berapa lama ingin berkuasa tentu tidak munafik saya ingin berkuasa selama “Saya Mampu” menjalankan kekuasaan saya.

    Saya ingin menjalankan kekuasaan saya dengan melakukan banyak hal, saya ingin membuat perubahan di tiga bidang yakni hukum, pendidikan, ekonomi. Karena dari hukum orang akan sadar akan hak dan kewajiban, baik dalam bermasyarakat, beragama, berbangsa, dan bernegara. Dan dari Pendidikan orang akan sadar betapa pentingnya ilmu untuk kemajuan dirinya, orang lain, masyarakat, dan Negara. Dari segi ekonomi masyarakat akan semakin sejahtera dan kehidupan harmonis akan tercipta.

    Saat saya berhasil menata tiga hal diatas maka saya tidak akan khawatir bahwa rakyat saya akan tertinggal,. karena dari tiga hal itulah sebuah bangsa akan melahirkan peradaban besar, dan menciptakan perubahan kedepan yang lebih baik lagi.

    Dan tentu saat saya berhasil menata itu, saya harus menyiapkan calon pengganti saya agar kedepan bisa meneruskan apa yang sudah saya lakukan dan penerus saya harus mampu melakukan tindakan yang lebih baik dari saya, karena keberhasilan seorang pemimpin adalah menciptakan pemimpin yang lebih baik lagi.

    Like

  6. Nama : Hamdatun Nupus
    Akun Twitter : @HamdatunNupus
    Link Share : https://twitter.com/HamdatunNupus/status/889682891990474752

    Jawaban :

    2 Tahun, kenapa sesingkat itu ? kenapa tidak ? Jika saya bisa berkuasa selama itu dan memiliki kekuasaan secara menyeluruh, saya pasti bisa menata negeri ini dan menjadikan Indonesia sebagai Negara terbaik dari segi pendidikan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya, memaksimalkan potensi bangsa dan bisa mejnadi panutan bagi negara-negara lainnya. Karena B.J. Habibie saja bisa, dalam masa kepemimpinan yang hanya setahun lima bulan dan diwarisi kondisi negara yang kacau balau pasca pengunduran diri Soeharto itu. Habibie bahkan berhasil memberikan landasan kukuh bagi Indonesia. di Eranya banyak sekali perubahan-perubahan yang menguntungkan rakyat Indonesia dari segi ekonomi dan perpolitikan. Kesuksesan terbesarnya hingga kini adalah berhasil memotong nilai tukar rupiah terhadap dollar hingga dibawah Rp.10.000 yang rasa-rasanya tidak akan pernah dicapai lagi di era pemerintahan selanjutnya. Kita muda, kita pasti bisa.

    Like

  7. Nama : Melati setiyaning p
    twitter : @melatist
    link share : https://mobile.twitter.com/melatist/status/889711874484322304?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C3589398750

    domisli : pemalang-Jateng

    “Kalau kamu jadi penguasa kerajaan, berapa tahun kamu ingin berkuasa? Dan kenapa?”

    aku ingin jadi penguasa kerajaan untuk selamanya. selamanya disini adalah sampai ajal menjemputku.
    karena saya ingin menjadi penguasa yang bijak, adil dan bijaksana untuk rakyat2nya. Kenapa tidak ingin mengganti sampai ajal menjemput. barangkali saat masa kepemimpinannya dia melakukan kesalahan yg merugikan rakyat2nya.
    dan jika ajal menjemputku nanti aku akan pastikan orang yanh akan menggantikanku itu adalah keturunan ku sendiri dan harus bisa bersikap baik terhadap rakyat2 ku.

    Like

  8. Nama: Alyani Shabrina
    Twitter: @alyanishab
    Link share: https://twitter.com/alyanishab/status/889883293692198912
    Jawaban:
    10-12 tahun, menurutku dalam kurun waktu itulah aku bisa memperbaiki setidaknya 65% permasalahan yang ada di seluruh wilayah kerajaan sampai tuntas. Karena menjadi pemimpin berarti siap dan bertanggung jawab membawa perubahan untuk lingkungan dan kesejahteraan rakyat. dan menurutku jangka waktu itu tidak terlalu lama atau sebentar. :)

    Like

  9. Elsita F. Mokodompit
    Twitter @sitasiska95 https://twitter.com/sitasiska95/status/889896581889241089

    Berapa tahun? Jujur, nggak tahu haha
    Tapi, kalau memang diberi kesempatan dan kepercayaan, buat saya sih memimpin bukan masalah lamanya atau masa jabatannya. Lebih pada apa yang bisa kita lakukan dengan kepercayaan sebesar menjadi penguasa kerajaan yang sudah diamanatkan terhadap kita. Kalau ditanya maunya berapa lama, ya selagi masih muda,masih bisa memimpin dengan baik dan bijak, masih bisa mengayomi,masih dipercaya, ya akan saya pegang. Tidak ada patokan waktu. Mau baru 6 bulan juga kalau memang saya tidak kompeten sebagai pemimpin dan diminta menyerahkan jabatan, apa boleh buat? Mau sudah puluhan tahun pun kalau memang masih dipercaya dan belum ada yang bisa menggantikan, namanya memimpin dan menjadi pemimpin bukan saja amanat masyarakat dan orang banyak tapi juga tugas yang nantinya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

    Like

  10. Nama : Khairunnisa Istiyana
    Twitter : Khaisti_11
    Link Share : https://twitter.com/Khaisti_11/status/890161685595471874

    Jawaban :
    Ketika aku memiliki keturunan anak pertama atau anak lelaki tertua yang telah berumur yang bisa dibilang mantap untuk menggantikanku. Ketika saat itu tiba, dengan bangga aku bisa menyaksikan anakku memimpin kerajaan yang dulunya dipimpinku. Bukan’kah itu indah menikmati masa tua dengan melihat anakku yang akan menjadi raja? Ya, pasti, dan itulah yang kuinginkan.

    Like

  11. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter/Facebook: @bety_19930114 / Bety Kusumawardhani
    Link Share: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/890188562330566656?p=v
    Jawaban: Aku akan memimpin kerajaan selama 5 tahun agar sama dengan masa jabatan presiden hehehe secara otomatis aku akan berusaha mengatur dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama waktu yg terbatas itu. Aku harus segera menyusun rencana dan merealisasikanya sesegera mungkin setelah diberi amanah untuk memimpin rakyat. Semacam ada deadline dalam mewujudkan janji-janji yg diucapkan pada rakyatnya sehingga bekerja pun tidak akan bertele-tele. Klo lebih dari 5 tahun, pasti hati ini inginnya menunda-nunda pekerjaan karena merasa waktu nya masih lama.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s