Usagi Tsukino adalah Anak Kelas 2 SMP

seramunsumber: sini

Sailormoon menginvasi negeri kita ketika saya SD. Prajurit cantik, baju yang cantik, Mamoru Chiba yang tampan, menyedot perhatian anak-anak di Indonesia, dan saya yakin di dunia. Lirik lagunya (dan lirik lagu kartun pada zaman itu) melegenda sehingga saya yakin penonton Sailormoon, walaupun sudah berpuluh tahun tak ditayangkan, masih ingat dan hapal di luar kepala.

Menonton di televisi, komiknya yang berjumlah 18 volume juga sempat terbit. Saya meminjamnya dari seorang kawan. Kagum tentu saja. Tubuh yang langsing dan semampai, mata yang berbinar-binar, rambut yang tergerai sempurna, disajikan dari garis-garis tipis khas sang mangaka, Naoko Takeuchi. Selain Sailormoon, beberapa komik Takeuchi Sensei juga sempat terbit. Ada Sailor-V, Prism Time, Cherry, dan beberapa judul serial cantik. Yang bahkan jika kita tidak melihat nama mangakanya, kita tetap akan tahu itu karya yang sama dengan pembuat Sailormoon.

Tapi mari kita kembali ke judul postingan ini.

Ketika Elex Media kemudian juga menerbitkan versi deluxe-nya, dengan cover yang cukup catchy, saya girang bukan kepalang. Berbanyak tahun saya selalu gamang untuk membeli komik Sailormoon bekas tapi tidak pernah kejadian. Kali ini saya harus mewujudkan mimpi ketika saya kecil! Yang kemudian sedikit saya sesali, rasanya ingin berhenti membeli tapi ingat bahwa ini benda bersejarah yang patut dikoleksi. Kenapa?

Karena Usagi Tsukino adalah anak kelas 2 SMP.

Di kisah-kisah awal saya cukup bernostalgia dengan Usagi yang ceroboh, Rei yang cool, Mako yang keren, Mamoru yang tamvan, hingga kemudian saya benar-benar terganggu Secara garis besar, kisah heroik fantasi ini tidak masalah untuk saya. Sailor yang cantik seksi dengan karakter yang bervariasi, musuh-musuh yang kejahatannya bertingkat, satu paket komplit untuk membuat pembaca terpukau.

Tapi! Usagi Tsukino adalah anak kelas 2 SMP.

Saat saya kecil, saya tidak terlalu mempermasalahkan. Bahkan anak kelas 6 SD saja juga sudah tampak dewasa. Tapi di usia sekarang, saya cuma bisa melotot kesal. Dengan kelakuan khas cabe-cabean ABG, bagaimana mungkin Usagi mampu mengemban tanggung jawab menyelamatkan bumi? Dan ketika akhirnya kisah cinta Usagi-Mamoru berjalan, bertemu di taman untuk berangkat sekolah bersama lalu berciuman di tempat umum???!!!! Kemudian ketika cerita mulai berkembang dan sailor dari planet luar (Uranus, Neptunus, Saturnus) mulai muncul, Usagi bahkan menginap di rumah Mamoru???  Yang lebih mengesalkan lagi, Usagi menikah setelah lulus SMA!!!

Saat itu rasanya saya ingin membanting komik ini.

Untuk kasus terakhir ini, sebenarnya juga buwanyak terjadi di manga serial cantik. Betapa seorang gadis ingin segera menikah dengan pria pujaannya setelah lulus SMA. Saya lupa di manga apa, tapi ada cerita seorang anak SMA jatuh cinta dengan gurunya dan tak sabar lulus karena ingin segera menikah. Apakah dunia ini sudah gila?

Ya, kita harus menjadi pembaca yang cerdas. Pintar memilih dan menyaring bacaan. Layaknya seorang penyuka serial pembunuhan juga tak mesti jadi pembunuh, perilaku menyimpang Usagi juga tak perlu ditiru. Ini juga tidak masuk kategori konten porno, yang kualitas cetakannya baik dan tidak buram (iykwim), jadi kenapa mesti dipermasalahkan? Conservative I am, saya hanya kesal karena tak menyangka masa kecil saya menyukai habis-habisan anak kelas 2 SMP yang berpakaian rok mini yang bahkan tidak pakai celana pendek di dalamnya!

20160714_001719~2

PS: Ya coba refleksi diri sama Perfect Girl Evolution yang isinya Kyohei dkk nganu-nganu juga, Pat!

 

 

Advertisements

6 thoughts on “Usagi Tsukino adalah Anak Kelas 2 SMP

  1. Dari dulu sebenernya udah ngeh sama ‘keanehan’ ini, tapi memilih utk mengabaikannya (waktu itu). Sekarang… yah, sebenernya aku ada niat pengen koleksi lagi yang edisi deluxe ini (dulu sempat koleksi seri 1-18 tapi akhirnya dikasih ke orang. Jaman dulu banyak sensorannya, entah sekarang) tapi setelah baca postmu kok kayaknya urung ya? Karena ya itu… Usagi Tsukino adalah anak kelas 2 SMP. :|

    Like

    • Aku kurang ngeh deh sama sensorannya. Yang pasti sih halamannya jadi penuh banget karena onomatopei dalam katakananya juga ada haha. Dulu aku sih bakal merekomendasikan, kalo sekarang yaaa nggak koleksi kayaknya nggak papa =)))

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s