Review: Murder on the Orient Express by Agatha Christie

orient

Title: Murder on the Orient Express (Pembunuhan di Orient Express)

Author: Agatha Christie

Translator: Gianny Buditjahja

Pages: 360 P

ISBN13: 978-979-22-2980-5

Publisher: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007 (Cetakan Ke-8)

Hercule Poirot, detektif kenamaan kita, harus melakukan perjalanan ke London setelah “bertugas” di Syria. Anehnya, kamar yang biasanya kosong pada masa itu ternyata sudah terisi penuh. Dengan bantuan sahabatnya Monsieur Buoc, yang adalah direktur perusahaan kereta tersebut, ia berhasil mendapatkan kamar di gerbong di kereta Simplon Orient Express. Suatu kebetulan yang tidak menyenangkan bagi pembunuh di dalam kereta. 

Ratchett adalah korban pembunuhan, tubuhnya ditusuk sebanyak 12 kali, entah tusukan mana yang berhasil membunuhnya. Saat itu kereta terhenti karena salju, Poirot harus segera bertindak, mengumpulkan semua orang di gerbong, mencari siapa pembunuhnya. Selain Poirot dan Direktur Buoc, dan Dokter Constantine yang membantu memeriksa mayat, dan sang kondektur kerata Asal Perancis Pierre Michel, ada 12 orang lainnya yang mungkin bisa dicurigai.

Mary Debenham, seorang Inggris yang sebelumnya telah bersama Poirot di kereta sebelumnya. Kolonel Arbuthnott yang sepertinya terus berusaha “mendekati” Debenham. Putri Dragomiroff asal Rusia yang berwajah jelek dan mengesankan, bepergian dengan pelayannya Hildegarde Schmidt, seorang Jerman. Count dan Countess Andrenyi dari Hungaria. Ada pula Hector MacQueen, sekretaris Ratchett dan Edward Henry Masterman, pelayan Ratchett. Ada pula seorang Italia berkebangsaan Amerika, Antonio Foscarelli. Mrs. Hubbard, wanita yang tak berhenti bicara asal Amerika. Seorang Amerika lainnya adalah Cyrus Hardman, sang pedagang keliling. Kemudian ada seorang juru rawat dari Swedia, Greta Ohlsson. 

Di sekeliling kita sekarang, ada orang-orang dari segala macam lapisan, segala macam bangsa, dan semua tingkatan umur (Hal. 39)

Poirot kemudian memanggil semua orang satu persatu. Yang kesemuanya masing-masing dibahas per bab. Begitu panjang dan mencekam, itu yang saya rasa. Setiap orang memiliki cerita versinya sendiri. Kesimpulan makin sulit dicapai karena alibi beberapa orang menguatkan alibi orang lain. Ratchett yang kemudian diketahui bernama asli Cassetti ternyata adalah seorang penjahat yang lolos dari kejahatan masa lalunya yang telah menculik dan membunuh anak kecil bernama Daisy Armstrong, yang membuat orang tuanya sakit, stres, dan mati. Apakah sang pembunuh di kereta ini berhubungan dengan masa lalu Ratchett?

Seperti yang saya katakan di atas, cerita ini terlalu mencekam. Bukan karena peristiwa pembunuhannya, tetapi lebih kepada betapa intensnya alibi-alibi dikemukakan, membuat saya begitu penasaran pada akhirnya. Saya membaca buku ini setelah melihat review seseorang di goodreads, yang membacanya di buku ini. Termasuk dari salah satu buku Agatha Christie terfavorit usulan pembaca sedunia. Dan memang buku yang sangat favorit juga untuk saya.

five

 

Trivia tidak penting:

  • Selama ini saya kira nama Hermione di Harry Potter adalah satu-satunya tokoh terkenal yang bernama Hermione. E ew, saya salah. Tokoh Mary Debenham di sini bernama tengah Hermione juga.
  • Pelayan putri Rusia adalah Hildegarde. O ow, pelayan Beel-boy di komik Beelzebub juga bernama Hildegarde. Apakah sang mangaka terinspirasi dari sini?
  • Setelah melihat review di sel-sel kelabu, saya jadi tahu Simplon Orient Express ini masih jalan. Tapi saya sih gak menemukan rutenya si Poirot. Well, mungkin saat tahun itu dibuka rute itu. Yang saya dapat adalah rute London-Paris-Venice yang kalau mau PP harganya ratusan juta rupiah. Daan ternyata mereka punya day trip bernama “Murder Mystery Lunch from London” yang harganya 6 JUTAAN! *pingsan*
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s