Book Blogger Week – Day 5: Yovano N

Jujur saja, sebelum mengenal orang lebih lanjut, saya orang yang cukup skeptis. Saya tertarik sekali dengan desain manis blog milik tamu saya selanjutnya, Yovano N, atau biasa saya panggil Kang Opan. Tapi, kening saya langsung agak berkerut dengan daftar review-nya yang ada di luar zona nyaman saya. Tapi lagi, saya rasa nggak adil untuk menge-judge seseorang berdasarkan buku bacaan. Buktinya, sekarang kami malah seperti panda kembar :p

Bukaan, bukan karena dia panda kembaran saya yang membuat saya memilih dia jadi tamu saya. Tapi justru karena daftar bacaan, latar belakang, dan posisi tempat tinggalnya.

yovano

Click the pic!

Mari kita let’s!


Hi Kang Opan, bisa tolong perkenalkan diri?

Nama saya Yovano, tapi nama panggilan saya Opan. Kata Ibu, nama panggilan itu biar matching sama bulan lahir saya, Oktober. Saya perprofesi sebagai ASN Pusat dan saat ini bekerja di salah satu kantor vertikal di Kota Gorontalo. Di waktu senggang biasanya saya isi dengan membaca, nonton film atau serial tv.

Saya sebenarnya introvert dan socially awkward. Lebih senang bergaul dengan teman-teman di dunia maya ketimbang dunia nyata karena nggak harus bertatap muka langsung. Saya payah menghandle patah hati. #eaaaak #baper *baper is Yovano’s middle name*

Bisa diceritakan bagaimana awal mula blog bukunya?

Awalnya iseng-iseng bikin blog yang isinya kisah sehari-hari yang remeh-temeh, itu pun jarang update. Kemudian mulai mengenal blog-blog yang mengulas buku. Saya pikir, seru juga bila konten di blog saya isi dengan hal yang sama, karena saya suka sekali membaca. Saya terinspirasi dari blog teman-teman BBI, kayak blognya Sulis (kubikelromance.com), Oky (okydanbuku.com), Stefanie Sugia (thebookielooker.com), dll.

Blog appearance-nya bagus, lho… 

Saya suka header bersalju. Hati saya jadi adem saat melihat pemandangan bersalju (walau aslinya belum pernah ke tempat-tempat bersalju sih) jadi saya desain blog saya seperti itu.

Pertanyaan mainstream, apa genre buku favorit?

Romance, fantasy, horror, buku anak. Kenapa? Selera sih ya. Suka romance karena umumnya memiliki ending bahagia. Fantasy, gara-gara Harry Potter. Kalau horror… mungkin karena saya memang menikmati banget ditakut-takuti *Kang… -___-*. Saya suka buku anak lebih karena unsur nostalgia. Sejak kecil sudah suka membaca, dan ketika beranjak dewasa saya suka membaca kembali buku-buku yang saya baca waktu kecil dulu.

Melihat dari review list-nya, Kang Opan sepertinya banyak baca romance. Bagaimana dengan pendapat romance biasanya untuk perempuan?

Jawaban umum saja sih; masalah selera. Menurut saya cerita romance sebenarnya ya gitu-gitu aja. A ketemu B, saling suka, tapi untuk bersatu selalu saja ada kendalanya. Nah, ini bagian serunya. Bagaimana penulis membuat kedua tokoh menderita, baru kemudian memberikan kebahagiaan di akhir cerita, adalah sesuatu yang membuat saya tak pernah bosan dengan genre ini. Saya nggak begitu ambil pusing dengan pendapat umum bahwa buku-buku romance hanya untuk pembaca cewek. Menurut saya, cowok yang suka membaca romance lebih keren dari cowok yang nggak suka membaca sama sekali.

Apakah ada buku yang sebenarnya ingin Kang Opan baca tapi rasanya takut untuk memulainya?

Saya sebenarnya ingin membaca buku-buku klasik berbahasa Inggris. Banyak yang bilang buku klasik itu lebih seru kalau dibaca versi aslinya. Tapi ya itu, kadang bahasanya kurang mampu saya pahami, terutama bila dibandingkan dengan buku-buku young adult yang bahasanya lebih ringan.

Soal harga buku, apakah harga buku di toko buku Sulawesi berbeda dengan di Pulau Jawa?

Harga bukunya beda banget. Karena lokasinya jauh dari penerbit yang rata-rata berada di pulau Jawa kali ya, sehingga harga buku di Sulawesi bisa jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga di pulau Jawa. Kadang bisa 10.000-20.000 rupiah lebih mahal loh. Beli online sama saja, karena ongkos kirim yang malah lebih mahal dari harga buku.

Sebagai member Blog Buku Indonesia (BBI), bisa diceritakan lebih banyak tentang itu? Apakah mereka penting bagi Kang Opan? *eeeaaa*

Penting banget. Di lingkungan tempat saya bergaul, baik di kantor maupun di rumah, saya jarang menemukan kawan yang benar-benar menyukai kegiatan membaca sebesar saya. Setelah mengenal kawan-kawan di BBI, saya seolah menemukan tempat bernaung. Senang rasanya berdiskusi dan berbagi informasi tentang buku dan dunia kepenulisan. Menurut saya pribadi, grup pencinta buku (BBI) adalah grup yang paling punya sopan santun bila dibandingkan dengan grup lain yang pernah saya ikuti. Perbedaan pendapat selalu disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan nggak bikin hati panas. Khusus untuk teman-teman di grup BBI Joglosemar, saking dekatnya hubungan antaranggota, hal-hal yang didiskusikan di grup pun nggak melulu soal buku saja, tapi di juga di luar itu.

Kalau Kang Opan nggak hobi baca buku, kira-kira ada hobi lain?

Menulis fiksi, desain grafis, menyanyi. :p *ciye artis Smule*

Nah, sekarang tolong rekomendasikan 3 buku spesial untuk aku!

Pertanyaan ini… surprisingly hard ternyata. XD Aku nggak tahu genre favorit Opat apaan. Dan aku kesulitan ngasih 3 judul aja. Jadi ini rekomendasi saya:

1.Harry Potter Series (mainstream banget ini, tapi buagus).

2. Gone Girl. Udah baca? *udah, kang :p* Aku belum, baru nonton filmnya. Tapi harusnya bagus sih. Buku ini telah menetapkan standar yang tinggi untuk kisah thirller/mistery modern.

3. Buku-buku Dan Brown, terutama the Da Vinci Code.

Terakhir, harapan untuk dunia perbukuan Indonesia?

1. Harga buku diturunin, biar orang-orang Indonesia lebih gampang membeli buku, nggak lagi terkendala soal harga.
2. Pajak buku dan penulis dikurangin, biar ngaruh ke harga.
3. Honor penulis digedein, biar penulis Indonesia semakin berlomba-lomba menghasilkan karya bagus karena honornya juga bagus. Hehe.
4. Semoga monopoli penerbit besar yang itu tuh, bisa ditanggulangi (entah oleh siapa). Eneg banget saya. *oopsss*


Nah, demikianlah cerita singkat dengan Kang Opan (curhat dikit: tulisan ini sudah di-schedule dan waktu saya lagi nge-draft ini dia sedang menghilang! DARN YOU, YOVANO REPLY MY MESSAGE!). Siapa tahu nanti dia kembali, kalian yang mau lebih lanjut kenalan bisa menghubungi:

Email: rubahungu@gmail.com

Twitter: @vaan_11

Siapa dua blogger lagi yang akan muncul? Nantikan terus ya :)

Advertisements

17 thoughts on “Book Blogger Week – Day 5: Yovano N

  1. Mau numpang baper boleh nggak?

    Kang Opaaan….Kang Opaaan, kenapa tak pulang-pulaaang…? *dinyanyikan dengan intonasi lagu “bang toyib”*

    Sudah ah, mau baper lagi di pojokan sampe Kango pulang :(

    Like

  2. Buban…. aku mauuu dibeliin similikiti. Kalo gitu aku left grup dulu ya…menghilang 1 hari trus besok balik. Dibeliin kan bub? *puppy-dog-eyes*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s