The Catcher in The Rye

20150201_223054[1]Judul : The Catcher in The Rye

Penulis : J. D. Salinger

Halaman : 214

Penerbit : Little, Brown and The Company, 1991

ISBN 13: 9780316769488

Penggambaran super sederhana tentang buku ini: Holden Caulfield, si pemuda galau. Libur akhir tahun akan dimulai di hari Rabu. Dan di hari itu pula ia harus memberitahukan orang tuanya bahwa ia dan Pencey, sekolahnya, sudah tidak bisa bersama karena varu saja dikeluarkan dari sana (setelah sebelumnya pindah-pindah sekolah terus). Tapi memang dasar si anak galau, sebelum Rabu sudah kabur dari asrama. Menunggu hari Rabu yang sebenarnya hanya tinggal tiga-empat hari lagi, Holden malah luntang lantung sana sini mencari kesibukan yang nggak jelas dan karuan.

Luntang-lantung yang saya sebutkan di atas benar-benar pergi luntang-lantung. Setelah berantem nggak jelas sama teman sekamarnya, sama tetangga kamarnya, lalu nginap di hotel, mau seks tapi nggak jadi, kencan tapi ujung-ujungnya berantem, nelponin orang sana-sini, si Holden ini pantes banget bikin orang panas. Tapi saya suka hahahahahahahaha. Bukan saya suka sama kelakuannya, tapi saya benar-benar geli pengen ngekek dan ketawa kenceng-kenceng lihat kelakuannya yang cukup ironis ini. Holden memang baru saja DO, tapi Holden jelas adalah anak yang cerdas. Cerdas ini saya simpulkan karena Holden bisa mengingat beragam peristiwa secara mendetil. Hanya saja dia terlalu galau dan terlalu main perasaan. Saking perasaannya alus banget, Holden bisa galau super berat karena ngutang 8 dolar dari adiknya Phoebe yang dia sayangi banget (Dasar sister complex! LOL). Holden juga suka meributkan hal nggak penting yang mungkin penting seperti kalau musim dingin dan air membeku, ke mana perginya bebek-bebek di Central Park Lagoon? (Dan guweh jadi ikutan kepikiran iya yak, itu bebek-bebek pada ke mana yak?)

Baca buku yang banyak makian ini (tapi entah kenapa saya nggak terganggu sama makian-makian itu) saya merasakan Oh Holden I feel youuu… Oh nggak, saya nggak segalau Holden, kok. Tapi menurut saya perilaku Holden ini banyak dan wajar terjadi oleh abege-abege. Yah walaupun saya nggak ngerti latar belakang apa yang bikin Holden super males mikir kayak gini. Saya sukses nyengir sampe ketawa ngakak baca tingkah Holden, disisipi menitikkan air mata (AM I THE ONLY ONE WHO CRIED WHILE READING THIS BOOK???) saat satu tokoh Mr. Antolini ngasih nasihat buat Holden (I TOLD YOU HOLDEN, I FEEL YOU! I TOLD YOU! *ya santai sih Pat*) dan berakhir tersenyum simpul di akhir cerita.

“The mark of the immature man is that he wants to die nobly for a cause, while the mark of the mature man is that he wants to live humbly  for one.” (Hal. 188)

Buku ini di luar ekspektasi saya. Saya mendengar nama Salinger pertama kali dari komik Banana Fish yang banyak berkutat soal pemberontakan, senjata, dkk. Jadi yang di pikiran saya ya pemberontakan yang brutal. LAH JEBULE… Pemberontakan gini. Hahahahaha. Anyway, saya cinta buku yang penuh dengan simbol simbol atau apalah istilahnya metafor atau apalah itu. Empat setengah dari lima bintang.

I keep picturing all these little kids playing some game in this big field of rye and all. Thousands of little kids, and nobody’s around-nobody big, I mean-except me. And I’m standing on the edge of some crazy cliff. What I have to do, I have to catch everybody if they start to go over the cliff-I mean if they’re running and they don’t look where they’re going I have to come out from somewhere and catch them. That’s I’d do all day. I’d just be the catcher in the rye and all. I know it’s crazy, but that’s the only thing I’d really like to be. I know it’s crazy.” (Hal. 173)

Advertisements

2 thoughts on “The Catcher in The Rye

    • Sama gue pengen ngakak kalo dia mulai “I really could’t stand people….” Semuanya aja dia nggak suka! Ngeles mulu pulak kalo dia susah konsentrasi. Hahahha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s