Old Death: The Wild West Journey

Fatma Mu'azJudul : Old Death: The Wild West Journey

Penulis : Karl May

Penerjemah : Preti Rianawati Prabowo

Penyunting : Fitria Pratiwi dan Lis Surinah

Halaman : 160

Penerbit : Transmedia Pustaka, 2014

ISBN : 9790652194

Buku kedua dari rangkaian Winnetou series. Menceritakan tentang Old Shatterhand, si Jerman yang semula berencana untuk menyusul kawannya, Winnetou, sang kepala suku Apache. Namun di perjalanan, rencana mengalami perubahan.

Awalnya Old Shatterhand “hanya” menjadi detektif partikelir yang hendak mencari anak seorang kaya yang ditipu oleh seseorang bernama Mr. Ohlert. Tapi pertemuannya dengan Old Death, sang pengintai legendaris membawanya ke lebih banyak petualangan, termasuk berurusan dengan kelompok jahat terkenal, Ku Klux Klan.

Bagaimana kisahnya?

Pertama-tama, saya mau sungkem dulu kepada BBI. Karena seharusnya review ini sudah di-post sebulan sejak buntelan ini datang. Akan tetapi maaf saya mengalami reader’s block (ngeles) dan walaupun buku ini tipis banget, saya kesulitan untuk menyentuhnya *salim*. Semoga nggak lagi-lagi terjadi ya… *salim lagi*

Baiklah, hmm, ini buku pertama Karl May yang saya baca. Dan, hmm, it’s not my cup of tea. Saya kesulitan untuk bisa menikmati. Dan kalo nggak inget saya “wajib” tulis review-nya, mungkin udah saya tinggalin. Heheh. Tapi mungkin ini karena saya nggak baca seri pertamanya. Mungkin seri pertamanya lebih meningkatkan rasa penasaran. Mungkin.

Sebab di buku ini, tahu-tahu saya diceritakan soal si Old Shatterhand tanpa tahu dia siapa. Oke, ada semacam kata pengantar di buku ini (yang justru ada typo agak bikin gengges yang gak yakin itu typo, typo kok dua kali). Kemudian dari cerita sangat cepat dan melompat-lompat untuk saya. Baru mau menghayati soal pengejaran Mr. Ohlert, tiba-tiba cerita berubah soal perlawanannya ke Ku Klux Klan. And I was like “huwooo… what’s going on here?”. Buat saya juga, baik petualangan pengejaran dan perlawanan di atas itu tidak ada yang seru. Tidak ada adegan meledak-ledak yang saya harapkan :p

Akan tetapi kalau menyimak dari judulnya saja “Old Death”, maka buku ini terasa cukup pas. Karena porsi tokoh yang bernama Old Death ini mendominasi dan membuat kita mengerti kenapa judulnya kok ada nama bapak satu ini.

Akhirul kalam, di goodreads, saya kasih tiga bintang. Tapi setelah menimbang ulang, dua saja deh :D

Terima kasih untuk BBI atas buntelannya :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s