Boy Tales of Childhood (Boy: Kisah Masa Kecil)

boyJudul : Boy Tales of Childhood (Boy: Kisah Masa Kecil)

Penulis : Roald Dahl, Ilustrasi oleh Quentin Blake

Penerjemah : Poppy D. Chusfani

Halaman : 226

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, 2010

ISBN : 9789792206128

Harga : Rp 15.000 (Secondhand book plus komik satu)

Roald Dahl, lahir di tahun 1916, hidup bersama ayahnya (yang meninggal saat ia masih kecil), ibunya, dan saudara-saudara perempuannya. Ayahnya selalu berkata bahwa Inggris memiliki pendidikan yang terbaik, karena itulah ibunya mengirimkan Roald ke sekolah asrama laki-laki di Inggris, terlepas dari tempat tinggal mereka di Wales.

Buku ini menceritakan kisah masa kecil Roald Dahl di masa-masa sekolahnya. Dengan kejadian-kejadian yang menarik yang dialami pada masanya. Juga sekilas kehidupannya dengan keluarga. Terasa akrab, menarik, dan hangat.

**

Pertama, saya nggak tahu kalau ini semacam autobiografi Roald Dahl. Hahahaha. Saya tahu beliau menulis semacam autobiografinya yang lain di Going Solo dan nngg apa itu satunya lagi. Ternyata ini kisah anak-anaknya.

Poin menariknya adalah, Roald Dahl berumur panjang, dan beliau bisa menulis dengan sangat menarik kisah kehidupannya, terutama di sekolah. Saya nggak tinggal di Inggris dan saya tidak seumuran dengan beliau, karena itulah hal-hal yang terjadi menarik dan ada beberapa hal yang saya anggap cukup mengagumkan.

Yang paling saya suka adalah Mama Dahl menyimpan dengan rapi surat-surat yang dikirimkan putra satu-satunya ini, yang membuat lebih mudah sang penulis untuk mengingat masa lalunya. Surat, kartu pos, dan tulisan tangan memang selalu menyenangkan. Pula, saya kagum pada kekuatan dan keteguhan Mama Dahl yang mampu mengurus anak sekian banyaknya. Dan saya juga suka sama nama anak-anak perempuannya Mama Dahl ini. Siapa saja? Baca aja sendiri. Hehehe

Penerjemahannya oke, nggak ragu sih kalo Mbak Poppy Chusfani yang menerjemahkan (Cailah Mbak Poppy, sok akrab lu, pat!) Saya nggak tahu versi aslinya gimana, cuma ada beberapa surat (yang ditunjukkan lewat foto potongan surat) yang tidak diterjemahkan. Padahal kan saya nggak bisa baca semua tulisan tangannya Mbah Roald ini, Hehehe. Tiga dari lima bintang.

**

My candle burns at both ends

It will not last the night

But ah my foes and oh my friends

It gives a lovely light

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s