Fairish

fairishJudul : Fairish

Penulis : Esti Kinasih

Halaman : 312

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, 2004

ISBN : 9792209409

Harga : Rp 25.000 (Secondhand book)

SMU Palagan geger, makhluk ganteng rupawan yang keren abeeess tiba-tiba datang dan sukses merebut jiwa dan raga para gadis. Davi namanya. Anak yang super cool yang bergeming walaupun udah digoda macam-macam oleh banyak wanita. Banter-banter dia hanya ngamuk-ngamuk dan marah-marah, yah atau gebrak meja sambil matahin pulpen.

Tapi Davi tiba-tiba mengejutkan Fairish, gadis mungil yang sebangku dengannya (karena terpaksa). Dia memaksa meminta Irish -begitu dia biasa dipanggil- untuk menjadi pacar palsunya. Irish yang tidak bisa mengelak menyetujui. Walaupun kemudian perlawanan datang bertubi-tubi. Mulai dicemooh, disirikin, diancam, dan di di lainnya. Tapi Davi selalu siap membela.

Kemudian Alfa datang. Anak terlalu ramah yang tiba-tiba mendekati pasangan “beken” itu. Berusaha merebut hati Irish. Walaupun sebenarnya ada udang di balik petis batu. Inilah masa terberat bagi Davi dan Fairish, yang mencoba melupakan masa lalu dan mengenggam masa depan (cailaaah bahasa gueee)

***

Oke, tulisan di bawah mungkin berkonten spoiler. Jadi kalau yang belum baca (SEERRRIUS LOOOO?? HARE GENE BELOM BACA FAIRISH?????) dan ogah kena spoiler, silakan setop XD

Fairish (kayaknya) teenlit pertama saya yang saya baca pas jaman dulu. Itu jaman-jamannya teenlot baru pertama kali keluar. I loved it. Dan sesudah membaca ulang dalam waktu semalam, I still love it. And I still dag dig dug awww pas bacanya.

Saya suka penuturan ceritanya. Ringan dan nggak memaksakan diri sok gaul. Semua dibaca seperti curhatan abege walaupun sudut pandang yang dipakai adalah sudut pandang orang ketiga. Soal orang ketiga ini saya pikir agak janggal sih. Karena kalo saya baca, saya malah ngerasanya itu Fairish yang cerita.

Ceritanya biasa. Pacar boong-boongan trus jadi naksir beneran. Cheesy sih tapi nggak nyebelin. Saya suka interaksi tokoh-tokoh di dalamnya. Walaupun cuma fokus ke Fairish dan Davi (kemudian klimaks dengan penambahan Alfa) tapi penyegar-penyegarnya menyenangkan. Lucunya tokoh sahabat Fairish malah jarang muncul.

Saya suka Davi. Yah dia cool banget kan! Tapi mungkin setelah saya baca ulang, karakter Alfa menarik sekali (Saya lupa sih dulu saya mikir Alfa kayak gimana). Alfa nggak menye-menye, berprinsip tegas, dan tahu apa yang dia mau. Begitulah seharusnya laki-laki. Ahahahaha. Bahkan setelah dia berantem habis-habisan sama Davi, dia masih manis dan ramah dengan Fairish, Nggak kayak si Davi, malah ngilang. Hih! Apapun alesannya menghilang, nggak boleh ngilang gitu aja. Si Alfa ini bahkan tau ke mana Davi menghilang.

Cuma ya, kayaknya ini ngganjel buat saya dari dulu. Itu kan si Davi begitu ya..

Again. This is spoiler.

Walaupun kecelakaan tapi kan mantan pacarnya itu kan meninggal pas sama dia, ya. KOK DIA NGGAK DICARIIN POLISI SIH?? (Jangan-jangan dia ada hubungan keluarga sama si itu tuh. If you know what I mean).

However, empat dari lima bintang :-)

Nggak ada quote yang mau saya kutip. Baca aja ndiri! :p

lucky-no141Kilas buku ini juga ditulis untuk meramaikan Lucky No.14 Reading Challenge milik Mbak Astrid untuk kategori “First Letter’s Rule”. Yes, huruf pertama nama asli saya adalah “F” :)

Advertisements

10 thoughts on “Fairish

  1. aku udah pernah baca nih hehee
    kak esti itu salah satu penulis favorit aku, aku suka semua buku2nya. dan yg paling aku suka trilogi jingga dan senja yg sekarang lg di tungguin lanjutan ketiganya. tapi udah dua tahun lebih ga tau kapan terbitnyaa :( lah jadi curhat hehee. salam kenal aja ya semua :)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s