Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia

sbbJudul : Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia

Penulis : Agus Noor

Halaman : vii + 168

Penerbit : Bentang Pustaka, Februari 2010

ISBN : 9789791227889

Harga : Nggak tahu soalnya dikasih :)

Maneka sejak dulu jatuh cinta pada Sukab, sang pria yang gemar mengembara. Lelah mengejar, dia pun menyerah dan berhenti. Suatu hari Sukab memberinya satu kiriman. Sepotong bibir. Paling Indah di dunia. Berdiskusi dengan Alina, gadis yang diduga adalah pujaan hati Sukab, Maneka menikmati setiap gerakan dan perkataan dari potongan bibir tersebut. Yang mungkin adalah milik seseorang yang menyenangkan. Atau mungkin pembual.

Cerita di atas dan delapan cerita pendek lainnya (Beberapa di antaranya : Kartu Pos dari Surga, Variasi bagi Kematian yang Seksi, Cerita yang Menetes dari Pohon Natal) ada di buku ini. Yang menurut saya kesemuanya ditulis dengan bahasa yang indah, menarik, dan cukup membius. Penggunaan diksi yang belakangan jarang saya dengar namun tidak terkesan menggurui. Kisah-kisah yang nampak sederhana namun satir. Hampir seluruh cerita bernuansa kesedihan dengan sedikit adegan sadis yang muncul mengejutkan di sana sini. Dan kisah cinta yang ada sebagian besar memunculkan perselingkuhan. Dan kematian. Yang berulang-ulang.

Yang juga menarik, beberapa adegan dimunculkan dari sitiran atau semacam fan fiction dari cerita lain seperti pada judul Empat Cerita Buat Cinta, ada pendeskripsian kota yang diambil dari karya Italo Calvino yang berjudul Invisible Cities. Bahkan cerita yang menjadi judulnya pun merupakan karya yang ditujukan untuk Seno Gumira Atmadja.

Baca buku ini saya beberapa kali memaki, KAMPRET! (Apalagi pas baca 20 Keping Puzzle Cerita). Bukan karena benci tapi hawa hawa mistis yang bikin saya dagdigdug bacanya. Apalagi banyak yang ditulis semacam banyak episode, pendek dan langsung mengena. Lalu yang menarik lagi, walaupun ini cerita pendek tapi ada juga yang (saya duga) ditulis bertahun-tahun lainnya kalau melihat dari tulisan tahun penulisan di akhir cerita. Saya beri nilai kesukaan tiga dari lima. Mungkin kapan-kapan perlu baca lagi yang macam beginian.

Aku pernah juga hendak jadi pelawak agar sukses dan kaya,”katanya. “Kamu tahu kan, tak perlu lucu jadi pelawak. Cukup bermodal tampang bego dan mau dihina-hina.”

-Perihal Orang Miskin yang Bahagia-

Agus Noor bisa juga ditemui di sini

Sumber gambar : Goodreads 

lucky-no141Kilas buku ini ditulis juga untuk meramaikan Lucky No. 14 Reading Challenge yang dibuat Mbak Astrid untuk kategori Freebies Time. Dikasih Kikie di bulan Desember lalu (Tanpa alasan tau-tau dia ngumumin di Twitter siapa yang mau trus kayaknya saya yang bilang paling cepet).

 

Advertisements

One thought on “Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s